Organisasi Yang Ramping dan Efisien

Di saat awal terbentuknya organisasi hal yang sering menjadi kendala adalah mengenai bentuk dari organisasi. Visi dan misi yang telah dicanangkan seringkali tidak bisa diejawantahkan dalam satu kali kepengurusan. Visi pasti akan menjangkau jauh ke depan dan tidak akan bisa tercapai dalam sekejap tetapi melalui perjalanan yang cukup panjang.

Bagaimana dengan organisasi profesi seperti yang sudah dimiliki saat ini? Sebenarnya hampir sama tetapi memang permasalahan yang dihadapi sekarang sudah cukup kompleks dan terhitung terlambat untuk memulainya. Tetapi seperti pepatah ” Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali “. Kemudian bentuk organisasi seperti apa yang diharapkan saat ini?

Tidak ada salahnya jika kembali melihat pada permasalahan yang harus cepat ditangani dibandingkan hanya dengan merefleksikan angan – angan dan ambisi dalam melihat bentuk organisasi. Tidak juga hanya mencontoh dari organisasi di luar negeri yang sudah ada tetapi juga harus lebih inovatif dan solutif karena disinilah yang akan menjadi  letak keunggulan komparatif pilot Indonesia dibanding dengan pilot asing yang saat ini juga menjadi isu utama akan keberadaan mereka di negeri ini.

Mungkin akan terkesan pragmatis jika melihat kepada masalah kontemporer saat ini, tetapi inilah fakta yang harus  dihadapi. Dalam pandangan kami beberapa masalah yang perlu penanganan secara cepat dan tidak terbatas pada :

  1. Konsolidasi organisasi secara menyeluruh.
  2. Keselamatan dan keamanan penerbangan.
  3. Membanjirnya pilot asing ke dalam maskapai penerbangan nasional.
  4. Pengangguran pilot lokal yang semakin meningkat.
  5. Kebijakan, peraturan ataupun undang – undang yang bertentangan dengan kaidah penerbangan.
  6. Hubungan profesi pilot dengan maskapai penerbangan nasional.

Dari masalah yang sedang mencuat tersebut mungkin bisa  diambil benang merahnya jika semua itu terkait dengan aspek dasar pada organisasi profesi pilot yaitu : Safety and Security, Legal, Technical and Social. Jika merujuk pada aspek tersebut maka departemen yang terbentuk akan menjadi ramping dan efisien karena dari semua departemen itu memiliki keterkaitan dan bisa saling bekerja sama. Kemudian dari tiap  departemen mempunyai komite yang terkait dengan tipe operasi yang ada saat ini.

Bentuk dasar organisasi seperti ini tidak tertutup kemungkinan untuk berubah sesuai dinamika di masa depan. Hanya perlu menambahkan departemen atau komite yang dinilai perlu untuk menjawab dinamika yang terjadi. Selain itu organisasi memerlukan juga orang – orang yang handal, berdedikasi dan memiliki integritas untuk duduk dalam organisasi. Siapa lagi kalau bukan dari semua anggota sesama profesi pilot ?

Dalam masa awal kepengurusan organisasi yang akan terbentuk ini tidak ketinggalan juga peran aktif dan kontribusi dari semua anggotanya untuk kelancaran roda organisasi dan ikut mengawasi jalannnya organisasi karena organisasi adalah milik bersama semua anggota, bukan milik pribadi ataupun golongan.

“Moving Forward”
Heri Martanto

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s